
WhatsApp-native, fokus closing
Bukan inbox yang menunggu balasan manusia. Alur Ads → Chat → CRM → Flow → Closing dijalankan di kanal tempat pelanggan Indonesia sudah berada — WhatsApp.

Kenapa Adolo
Kami menang di sudut yang paling menentukan untuk owner bisnis Indonesia: WhatsApp-native, fokus closing, harga flat, dan filosofi Tangga Otomasi — dibangun praktisi, bukan sekadar vendor fitur.

Bukan inbox yang menunggu balasan manusia. Alur Ads → Chat → CRM → Flow → Closing dijalankan di kanal tempat pelanggan Indonesia sudah berada — WhatsApp.

Chatbot hanya membalas. Agentic AI Adolo qualify, follow-up, update pipeline, dan mendorong closing — otonom, dengan handoff ke manusia saat perlu.

Model flat / proporsional omzet yang masuk akal untuk UMKM — tanpa lonjakan per-user atau per-kontak begitu tim atau volume chat naik.

Tujuan sederhana: naikkan bisnis Anda satu level (Manusia → Struktur → Perangkat → Agen). Dibangun orang yang menjalankan bisnis, bukan sekadar menjual software.

Adolo vs HubSpot vs Mekari Qontak
| Fitur | Adolo | HubSpot | Mekari Qontak |
|---|---|---|---|
| Fokus kanal | WhatsApp-first | Email-first | Omnichannel generik |
| AI Agent bertindak (qualify/jadwal/follow-up) | Ya, otonom | Terbatas | Tidak |
| Satu data pelanggan lintas produk | Ya (Contact kanonik) | Ya | Sebagian |
| Harga entry | Ramah UMKM/SMB | Mahal saat scale | ± Rp 400K/user/bln |
| Biaya konten/marketing | ≈ 0 (AI internal) | Tinggi | Tinggi |
| Pasar & dukungan | Indonesia, WA-native | Global, email-native | Indonesia |
Perbandingan ringkas berbasis positioning publik masing-masing produk; fitur & harga dapat berubah.
Baca perbandingan lengkap: vs Mekari Qontak · vs Wati · vs HubSpot

Kenapa Adolo
Satu lead WA terselamatkan sering menutup sebulan. Mulai AdoloChat, atau cek dulu level otomasi bisnis Anda gratis.